You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pariwang
Pariwang

Kec. Maiwa, Kab. Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan

Website Resmi Desa Pariwang Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang

Upaya Menekan "Stunting", Kader dan Bidan Desa Pariwang Gencarkan Layanan Posyandu Terintegrasi

YUSTIKA, S.Si 24 Juni 2026 Dibaca 9 Kali
Upaya Menekan "Stunting", Kader dan Bidan Desa Pariwang Gencarkan Layanan Posyandu Terintegrasi

PARIWANG, 22/06/2026— Investasi terbesar sebuah bangsa dimulai dari kesehatan ibu dan anak di tingkat lini lapangan. Menyadari krusialnya hal tersebut, Pemerintah Desa Pariwang bersama tenaga kesehatan puskesmas kembali memperkuat benteng pertahanan kesehatan keluarga melalui pembukaan kegiatan Posyandu Taritik yang digelar secara terpadu.

Kegiatan rutin yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini dilaksanakan di Aula Posyandu Desa Pariwang pada Senin (22/6/2026).

Agenda ini dihadiri langsung oleh tim petugas Puskesmas setempat, Bidan Desa Pariwang, serta seluruh kader Posyandu Taritik yang menjadi motor penggerak kesadaran kesehatan di lingkungan RT dan RW. Kehadiran para fasilitator ini memastikan setiap warga yang datang mendapatkan pelayanan klinis sekaligus edukasi yang komprehensif.

Transformasi Layanan: Dari Timbangan hingga Konseling KB

Tidak sekadar menjadi tempat menimbang berat badan balita, Posyandu Taritik kali ini mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan preventif dan promotif secara mendetail:

  • Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Bidan desa dan petugas puskesmas memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Para ibu dibekali pengetahuan tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, pola asuh yang sehat, serta pengenalan makanan pendamping ASI (MPASI) yang kaya protein lokal untuk mencegah terjadinya stunting (tengkes).
  • Penyuluhan Keluarga Berencana (KB): Layanan ini difokuskan pada pengaturan jarak kehamilan demi menjaga kesehatan reproduksi ibu dan kesejahteraan psikologis keluarga. Para kader memberikan konseling mengenai berbagai metode kontrasepsi yang aman, modern, dan sesuai dengan kondisi fisik masing-masing akseptor.
  • Deteksi Dini dan Pemantauan Tumbuh Kembang: Melalui aktivitas penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala anak secara berkala menggunakan alat antropometri yang standar. Data ini langsung diinput ke dalam matriks Kartu Menuju Sehat (KMS) untuk memetakan grafik pertumbuhan balita.
  • Layanan Tambahan: Selain pemeriksaan fisik dasar, kegiatan ini juga mencakup pemberian vitamin, imunisasi dasar lengkap bagi bayi, serta pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang padat gizi.

Membangun Kesadaran Kolektif Orangtua

Sasaran utama dari revitalisasi kegiatan Posyandu Taritik ini adalah lompatan pemahaman para ibu serta peningkatan derajat kesehatan balita secara signifikan di Desa Pariwang.

"Pengetahuan ibu adalah kunci utama dari kesehatan anak. Posyandu ini menjadi ruang kelas informal tempat para ibu saling berbagi, belajar membaca grafik tumbuh kembang anak, dan tidak lagi abai terhadap gejala-gejala awal malnutrisi."

Melalui penyuluhan yang persuasif, diharapkan tumbuh kesadaran mandiri di kalangan orangtua untuk secara disiplin memeriksakan anak mereka setiap bulan, tanpa harus menunggu anak jatuh sakit terlebih dahulu.

Dengan meningkatnya pemahaman ibu mengenai sanitasi, gizi, dan imunisasi, angka kesakitan pada balita dapat ditekan serendah mungkin. Langkah konsisten dari Aula Posyandu Taritik ini menjadi potret nyata bagaimana sebuah desa bergerak aktif menyelamatkan generasi masa depan dari ancaman kemunduran tumbuh kembang.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan